Makkah al-Mukarromah 5

Jumaah Shawwal 26th 1427

Kepadatan di Jumaah terakhir pada bulan Syawwal di Kaabah ini relatif lebih sedikit jika dibanding dengan beberapa minggu yang akan datang, bagaimana jumlah itu akan berangsur-angsur meningkat karena kedatangan para Hujjaj (jamaah.Ed). Khutbah yang disampaikan pada dasarnya mengenai pelajaran-pelajaran yang terdapat dalam Hadith yang menyatakan, “Tanda yang memperlihatkan keunggulan seorang muslim dalam ketaatan terhadap Islam adalah yang mengabaikan apa yang bukan menjadi perhatian dia.” Bagaimana kesempurnaan dan kecantikan dari kepercayaan tercermin dalam usaha menghindari pembicaraan dan tindakan-tindakan yang tidak relevan dan yang tak menguntungkan. Dikatakan bahwa mereka yang bodoh akan menahan diri dari menghalangi apa bukan perhatian mereka, atau di dalam pengetahuan mereka.

Kami kemudian menuju ke Arafat, Muzdalifah dan Mina. Selalu mengagumkan mengunjungi tempat-tempat ini. InshaAllah beberapa postingan berikutnya akan membahas beberapa aspek tentang ini.

Bidang yang hijau adalah gurun Arafat, dengan Jabal Rahmah di dalam bidang kuning yang dilingkari, dan Masjid Namirah berada di batas barat, di arah sebaliknya adalah Wadi Uranah (atau WELLY seperti yang tertulis di sini!) sebagai catatan, penjuru terdekat dari Wadi Uranah tidaklah termasuk di dalam batas dari Arafat.

Jabal Rahmah, gunung pengampunan, di tengah gurun Arafat, adalah suatu batu granit bundar raksasa yang membumbung dari permukaan bumi dengan ketinggian sekitar 70 meter,kurang lebih 22 kilometer sebelah timur dari Makkah al-Mukarramah.

Langkah-langkah kami mengarah ke puncak di mana terdapat suatu panggung yang nampak seperti di paku ke kulit bumi oleh sebuah tiang batu yang dicat putih. Aku sudah baca bahwa bukanlah suatu Sunnah untuk meluangkan waktu di pelataran batu bundar besar tersebut, dan selama Haji helikopter-helikopter terus menerus berputar di atas kepala untuk mengumumkan kepada kerumunan peziarah-peziarah untuk tidak ke gunung. Sayangnya tetap selalu ada kecelakaan-kecelakaan dan kematian setiap tahun.

Keadaan daerah yang keras dan bergunung-gunung melingkupi kota Makkah, tetapi Arafat berdiri sendiri terisolasi di tengah-tengah suatu dataran yang tertutup pasir. Ribuan pohon-pohon telah ditanam beberapa tahun yang lalu untuk memberikan keteduhan para jamaah haji dan juga untuk ribuan Haji yang tidak mempunyai tempat berteduh yang resmi. (Penduduk Jazirah arab setiap tahun mengikuti prosesi haji dengan biaya sendiri tanpa dikoordinir pemerintah, jadi mereka datang dengan kendaraan sendiri, terkadang tinggal di tenda, seperti sedang berkemah. Ed.)

Di sebelah bawah kanan dari foto tersebut diatas adalah suatu dinding kecil tempat Rasulullah SallAllahu alaihi wasallam mendudukkan unta nya Qaswa dan diteruskan dengan berDuâ. Yang sekarang dikenal sebagai Masjid Sakhrah. Jabir RadhiAllahu anhu berkata, “Setelah memimpin shalat Zuhr dan Asr, Nabi SallAllahu alaihi wasallam membawa unta nya ke tempat dimana beliau tinggal. Menghadap ke punggung unta ke arah dinding batu bundar besar tersebut, Rasulullah SallAllahu alaihi wasallam membiarkan jalan di depannya tetap lowong untuk lewat orang-rang lalu beliau menghadap ke arah Qiblah. Ia lalu berDo’a sampai matahari terbenam.” (Muslim)

Tiang-tiang dengan puncaknya penuh “bunga” bercabang terbuat dari metal adalah bagian dari suatu sistem pemercik air yang sangat besar yang terus menerus menyemprotkan suatu kabut air di atas kepala peziarah-peziarah selama mereka wuquf, The Day of Standing, tanggal 9 DzulHijjah. Dari tengah hari hingga matahari terbenam, memohon dan memohon, menguji dirinya sebagai suatu simbolis yang khidmat akan keberadaan kita di hari Qiyamah.

Juga, di Arafat seperti yang telah dikatakan, dan Allah maha mengetahui yang terbaik, bahwa Adam dan Hawwa AlaihiSalaam, yang telah dipisahkan selama 200 tahun selepas pengusiran mereka dari surga, kemudian “diperkenalkan” kembali satu sama lain dan dipersatukan kembali. Di sini pula mereka diampuni oleh Allah, Maha Pengampun, untuk pelanggaran mereka. (Arafat berasal dari akar kata ‘arifa artinya mengetahui, untuk mengenali)

Yang lain menghubungkan nama itu dengan Abdullah bin Abbas RadhiAllahu anhu, yang berkata bahwa Jibreel Alaihis Salaam setelah mengajarkan ritus Hajj kepada Ibrahim Alaihis Salaam lalu mempertanyakan, “Apakah Anda sudah mengerti?” Lalu Ibrahim Alaihis Salaam memberi tahu Jibreel Alaihis Salaam bahwa ia sudah mengerti. Pendapat lain mengatakan bahwa tempat itu memperoleh nama nya dari fakta bahwa di sini orang-orang mengakui dosa mereka dan meminta pengampunan dari Allah Ta’ala. Dalam hal ini, akar kata dari yang mana nama Arafat berasal adalah I’tiraaf bermakna yang mengakui. Dan Allah Maha mengetahui yang terbaik.

Mesjid Namirah, dibangun untuk menandai tempat di mana sebuah tenda didirikan untuk Rasulullah SallAllahu alaihi wasallam. Dekat Wadi Uranah, setelah beliau membawakan khotbah yang terakhir dari Haji Perpisahan (Haji Wada) tengah hari bolong kepada 124,000 Sahabah RadhiAllahu anhum yang hadir, lalu setelah itu beliau memimpin Salat.

Dalam Hajj, Imam membawakan Khutbah dan memimpin shalat Zuhr dan Asr dijama’ di waktu Zuhr, sesuai contoh yang dilaksanakan oleh Nabi SallAllahu alahi wasallam. Masjid yang sangat besar ini hanya digunakan satu hari setahun.

Dua dari beberapa unta-unta yang dihiasi warna-warni tersedia untuk dikendarai di sekitar kaki bukit Jabal Rahmah. SubhanAllah, makhluk-makhluk yang luar biasa seperti, dan di suatu masa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Hajj. Sedangkan dalam pengalaman Hajj kami diisi dengan ribuan bus-bus pengangkut peziarah-peziarah, Berbeda dengan masa lalu ketika puluhan ribu unta-unta menjdai satu-satunya alat angkut.

InshaAllah lebih banyak lagi tentang ini lain waktu.

Semua yang baik adalah dari Allah Ta’ala sedangkan kekeliruan-kekeliruan dari kata sederhana ini. semoga Allah Ta’ala memberkati semua pembaca, membawa anda semua yang semakin dekat Kepada Nya dan Rasul Nya SallAllahu alaihi wasallam. Ameen.

Categories: update tanah suci | 6 Comments

Post navigation

6 thoughts on “Makkah al-Mukarromah 5

  1. Jajang

    Uihhhhh …. baru euy, selamat ah. Sugan wae bisa ulin ka imah Aya, deket sich (cenah). Ngga di sangka bisa ketemu di sini.

    Alhamdulillah, bertambah dech keyakinan bahwa ini teh udah di atur “dari sononye” …🙂

  2. Sirna Warna

    kalo mau umroh pake travel saya yah murah lah…ANNUR ELITA…RAYA CIMINDI ….DIJAMIN TIDUR NYENYAK….

  3. Sirna Warna

    wah di blognya sampe ada JADWAL FILM TEA…JANGAN JANGAN ADA SPONSOR YAH…..HIHIHIHIHIHI

  4. si ganteng sholeh

    hayangna mah disponsoran,gratis nonton juga gpp lah..
    saya cuma membantu mempermudah neng aya buat tau jadwal kalo mo bobogohan di bioskop.
    yang udah berumur mah diem di rumah aja yah, ga usah ikut nonton hehehe

  5. wah, makasih bgt nih mang sholeh.. informasinya sangat2 membantu aya bwt bobogohan bi bioskop.. hehehe
    btw, gimana nih mang sholeh, ajarin aya mendekorasi WP donk biar bisa sebagus punyanya mang sholeh..
    i cant wait to hearing from u soon??? (ky nulis surat lamaran kerja)

  6. si ganteng sholeh

    ah,mang jg nyoba2..
    pertama pilih tema dl di design,trus pilih widget,yaitu kolom yg ad di kanan/kiri kolom utama,kalo mang mah ada 2 kolom d kanan kolom utama.
    dsitu km bs pilih widget mana yg mau dipasang.ada banyak berderet di sebelah kiri,klik aj yg cocok ntar widgetnya pindah ke sebelah kanan,edit kalo mau,ganti judulnya.km jg bisa pindahin urutan widget yg dah dpilih dng ngedrag n drop ke atas atao bwhnya.
    klo mo ganti foto diatas blog ma foto kita,pilih edit header,disitu pilih foto yg km mau.dbrowse aja.
    tapi ini mah g smua theme punya.
    cobain aja dl

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: