Menjadi Sahabat Allah


Shaykh Nazim al Qubrusi al Haqqani

Setiap orang seharusnya berusaha menjadi sahabat Allah, karena Tuhan tidak pernah menolak para pencari dari kedekatan-Nya. Alasan utama mendatangi pusat kesufian adalah untuk menyiapkan diri meraih kedekatan itu. Tidak seorangpun dapat menjadi sahabat Tuhan tanpa menjadi sahabat bagi semua hamba-hamba-Nya. Adalah mudah mngaku sebagai sahabat Tuhan, tetapi tdak mudah menjaga keselarasan dengan sesama manusia. Pencapaian kedekatan dengan jiwa-jiwa para hamba Tuhan adalah bukti kewalian seseorang.

Mungkin saat ini, selama kalian berada di tempat kesufian, merasakan kedekatan dengan teman sesama para pencari kebenaran namun ketika kembali ke tempat asal akan merasa susah untuk bisa dimengerti. Bila telah mencapai maqam sahabat Tuhan, semua orang akan menjadi sahabat kalian. Berhasilnya pencapaian kedekatan ini adalah sebuah tanda pengakuan yang berasal dari Hadirat Ilahi. Yang saya maksud bukanlah ketika kalian secara fisik menjadi menarik dan tertarik pada mereka. Namun ketertarikan melalui hati.

Grandsyaikh pernah bercerita padaku tentang kisah sebuah bunga di India yang tumbuh hanya di tempat-tempat yang tidak terjangkau dan anehnya selalu dikelilingi oleh ular-ular. Bunga-bunga itu menghasilkan wangi yang amat kuat, dan siapa yang mengenakannya akan dicintai oleh semua orang. Lalu saya katakan: Guruku, ijinkan saya pergi mencari bunga itu. Namun jawaban beliau: Nazim Effendi, tak perlu engkau ke sana. Sepanjang kamu waspada akan Tuhan-mu setelah tengah malam (walaupun hanya sebentar) maka Allah akan menganugerahimu dengan sebuah daya tarik yang banyaknya 70 kali lebih kuat dari wangi bunga itu. Bahkan jika kamu hanya bangun di akhir-akhir waktu malam ketika yang lain masih tertidur dan bahkan tidak melakukan shalat, maka keajaiban akan muncul dan kamu akan penuh daya tarik seperti wangi bunga itu.

Siapapun yang bangun pada waktu-waktu itu akan memenangkan perhatian Tuhannya, karena di waktu-waktu itu, Tuhan mencari permohonan ampun hamba-hamba-Nya. Untuk itu saya sarankan kalian semua untuk bangun beberapa saat di sepertiga malam, bahkan jika hanya 5 menit saja. Kalian harus, bagaimanapun juga dengan keadaan suci / wudhu. Lalu katakan pada Tuhanmu: Ya Tuhanku, datanglah padaku karena aku tidak mampu mendatangi-Mu. Do’a semacam itu cukup untuk memberi kalian perlindungan penuh sepanjang hari itu dan menjadikan kalian sebagai seorang sahabat / teman Tuhan.

Manusia melewati hari-harinya yang datang dan pergi, dan di malam hari mereka kembali pada kekasih hatinya. Tuhan meminta kalian untuk bersama-Nya saja, bahkan hanya untuk 5 menit pada waktu-waktu yang paling intim. Siapa yang kembali pada Tuhannya di malam hari akan merasakan Dia dekat dan mampu pasrah pada-Nya walaupun di saat-saat kejadian terberat sekalipun.

http://mercyocean.blogspot.com/

Categories: Tarekat Qadiriyah Naqsybandiyah | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: