Akhirnya gw diangkat sumpah juga

gw ujung kiri atas,paling bercahaya..

gw ujung kiri atas,paling bercahaya..

Alhamdulilah….itu kata yang pantas untuk mewakili perasaan gw di hari itu, tanggal 11 Oktober 2008, Hari Sabtu, tepat pada tanggal 11 Syawal 1429 H. apa sih yang terjadi di hari itu??? Hari itu adalah hari yang bersejarah di hidup gw, bahkan sampai gw mati sekalipun. Hari itu adalah hari gw diambil sumpah sebagai dokter, di acara ANGKAT SUMPAH DOKTER. Memang profesi dokter berbeda denga profesi lain yang mana harus diambil sumpah dahulu sebelum dapat bekerja. Memang unik…seunik panggilannya, Dok!!” ..berbeda dengan insinyur, apakah mereka dipanggil “Ins…” atau “Nyur..” ?? ga khan?? Atau pilot apakah dipanggil “Pil..” atau “Lot!!” tuh khan malah kayak manggil si bolot. Bukan maksd mau mendiskreditkan profesi insinyur atau pilot, tapi mo disamain yaa tetep aja beda.

Sejak jaman hipokrates dahulu, jaman yunani kuno dulu, sumpah kedokteran memang telah ada. hipokrates telah menyusun sebuah sumpah untuk dilafalkan oleh muridnya yang telah siap untuk berkarya. Lafal sumpah yang panjang itu dibuat bukan untuk menunjukkan eksklusifitas profesi dokter. Melainkan adalah untuk menanamkan suatu beban di hati para medicinae atau para ahli medis, karena yang mereka hadapi adalah nyawa manusia, bukan hewan, bukan pula benda mati. Di tangan mereka hidup seorang pasien ditentukan, bertambah parah atau membaik keluhannya.

Oleh karena itu, diperlukan suatu beban mental yang ditanamkan di hati para dokter, suatu tali kekang agar dokter dapat berkarya sesuai dengan kepatutannya, sesuai haknya dan sesuai dengan kewajibannya. Bayangkan aja kalo misalkan ga ada sumpah dokter, mungkin dokter bisa sewenang-wenang mengambil tarif ke pasien, atau sembarangan melakukkan tindakan medis, meskipun tindakan itu sebenarnya tidak perlu diberikan. Maka sangatlah penting untuk mengikat tali kekang antara dokter dengan Tuhan dengan kata-kata “DEMI ALLAH, AKU BERSUMPAH”.

Hari jumat nya gw ma temen2 berjumlah 20 orang, ba’da sholat jumat jam 1 ngadain gladi resik di Gedung Krida kampus Unjani. Pas dateng ternyata dah kursi dah siap, anak2 paduan suara telah mengambil tempat, orang2 SBA (Sub Bagian Administrasi) sibuk menyiapkan ini itu. Gw dateng rada telat 30 menit, temen2 sebagian besar dah dateng, waktu Cuma si Rini, Nova yang belum dateng.

Hari itu yang namanya gladi resik dilaksanakan dengan penuh canda tawa, memusingkan ketua kita Nissa, ditandai dengan naiknya intonasi suaranya, membuat beberapa teman gentar dan berusaha serius meskipun usaha itu sangat lah susah dilakukkan. Urutan-urutan acara dipandu oleh dr. Andri Sp.F (Spesialis Forensik) yang memang telah berpengalaman ngurusin acara seperti ini sebelum-sebelumnya. Personel upacara adat yang cantik-cantik dah siap di bangku tamu, salah satunya ngliatin gw mulu, bukannya gw geer, tapi tiap gw liat dia, dia jg melirik gw, apa dia merhatiin gw mulu?? Apa iya gw paling cakep dibanding 2 dokter yang lain?? Ah masaa…??

To be continue……………

Categories: gawean gw | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: