(lagi-lagi) Kompor Gas meledak

Tadi gw baca di koran, ada berita tentang kompor gas 3 kg yang meledak, jadi ceritanya tuh dimulai waktu si empunya mo nyalain kompor make korek api, tiba-tiba api muncul dr regulator nya. berita ini bukan pertama kali gw denger, dah sering kali sejak pembagian kompor gratis dalam rangka konversi minyak ke gas.

trus siapa yang salah?? gmn tanggapan gw mengenai hal ini??

well…..nenek gw juga kebagian kompor gas ini, melengkapi 2 jenis kompor laiinya di dapurnya yaitu kompor kayu bakar alias hawu in sundanese, dan kompor minyak tanah. kompor minya tanah juga ada beberapa jenis beliau punya, yaitu ada yang pake sistem gravitasi (si jerigen minyak ditaro lebih atas dari kompor) ada juga yang sistem kompa.

diliat dari golongan masyarakat yang mendapat pembagian kompor adalah warga miskin dengan tingkat pendidikan sebagian besar SD dan SMP. jadi bisa diperkirakan kejadian ini lambat laun akan terjadi juga. karena untuk masyarakat dengan tingkat pendidikan seperti ini, tampaknya selalu ada sedikit resistensi dalam hal penerapan teknologi. wong ama kompor minyak (yang teknologinya dah dikuasai) aja angka kejadian kebakaran tetap terjadi. penyebabnya ga lain ga bukan (?) adalah lupa matiin kompor, ampe kompor mleduk gara2 maintenance kompor ga dilakuin secara berkala.

apalagi ini kompor gas, kesalahan yang terjadi akan jauh lebih berbahaya efeknya. sedikit aja kurang kuat memasang regulator, akan berbahaya. belum lagi nyalain pake korek api…weleh…weleh…pinter banget. tapi setidaknya PERTAMINA dah berusaha dengan sekuat tenaga men-transfer teknologi sampai ke golongan akar rumput semacam mereka ini. masalahnya nya sekarang bagaimana penyuluhan dan pengawasan PERTAMINA  terhadap konsumen golongan ini. karena kalau dilepas gitu aja, membiarkan masyarakat berjalan sendiri, belajar sendiri, yaaa gini ini jadinya. malah….hasilnya, kompornya dijual buat nambah2 uang, yaaa programnya ga bisa berjalan donk!!

intinya dari ocehan gw ini adalah…PENDIDIKAN adalah program penting yang harus terus disokong dan dilaksanakan. karena terbukti bahwa kebodohan itu pangkal dari jatuhnya negara ini. pangkal dari bencana. masih ingett bencana kebakaran hutan? banjir? longsor? kebakaran (biasanya karena hubungan arus pendek)?

siapa yang salah… 

Categories: isi pikiran gw | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: