Konsep ikhlas

Sembari melipat baju, sembari mengulang kembali memori ke beberapa tahun silam. Masa lalu kelam sih ngga juga, tapi juga ga terlalu terang. Pusing y?? Sama…

Yaa….ikhlas kata yang sangat teramat sulit sekali buat gw ucapkan dalam hati. Terasa begitu hambar diucapkan,terasa begitu hampa diresapkan. Mudah lidah ini mengucapkan kata itu, tapi hati melompong, kosong, bahkan terkadang terisi amarah dan sakit ketika teringat kembali.

Berjalannya waktu…hati ini kembali sembuh dengan sendirinya, terlupakan dengan kesibukan yang ada. Dan juga dengan kehadiran cinta yang baru. Disaat itulah mulai muncul suatu kesadaran akan arti ikhlas yang harus gw pelajari. Mungkin saat itu baru gw menerima ijazah dari sekolah ikhlas ilahi…sebetulnya sangat mudah sekali memahami konsep ikhlas itu, tapi dalam keadaan cermin hati yang kotor dikotori oleh amarah, benci, sedih, nelangsa, mengasihani diri…akan sulit sekali memahaminya.

Konsep ikhlas menerima qodo dan qodar Alloh itu, seperti meminum obat ketika kita sakit…saat sakit, lidah kita terasa pahit, kering, makanan selezat apapun terasa bagai memakan tanah dan pasir. Perut ini terasa bergolak, menolak setiap apapun yang masuk. Manis dirasa pahit. Madu pun terasa bagai racun.

Ikhlas adalah sebutir obat ajaib bin mujarab yang harus dimakan oleh hati kita yang sedang sakit. Obat itu sangatlah paiiiittttt sekali, bahkan menurut orang sehatpun terasa pahit, apalagi menurut orang sakit. Tapi tanpa obat itu, sakit kita tidak akan sembuh, bahkan akan bertambah parah yang mana akan mengancam jiwa. Jika kita tidak sembuh, maka kenikmatan makanan, minuman, memandang alam indah, mendengar musik nan merdu, semua akan tertunda. Lalu bagaimana??

Mau ga mau…obat itu haruslah diminum…pahit?? Pasti…mual?? Sesaat saja…ambil segelas air keridloan, minumlah obat itu….sekaligus…tahan pahitnya, tahan mualnya, sampai benar2 tertelan dan masuk dalam lambung. Setelah itu…berdiamlah sejenak,sebut nama Alloh didalam hati… Alloh.. Alloh… Alloh… Alloh… Supaya bersenyawa dengan obat yang telah kita minum barusan.

Perlahan…badan kita mulai membaik, segala apa yang terasa sebelumnya mulai menghilang. Lidah mulai melemas, perut mulai mereda…adeeemm rasanya. Lalu perlahan Makanan minuman mulai terasa nikmatnya. Badan mulai kuat, kaki dilangkahkan ke arah jendela, pemandangan alam nan indah pun bisa dinikmati lagi, g melulu pemandangan kamar aja. Udara segar pagi hari merasuk dalam paru2 menambah kesegaran badan yang baru saja sembuh dari sakitnya ini.

Dan kitapun disembuhkanNya…

Begitulah kira2..

Ketika tidak ada keikhlasan dalam hati. Apapun nikmat dari Alloh akan tertolak, seperti orang sakit yang memuntahkan setiap makanan enak yang dimakannya. Menurut Alloh itu adalah kenikmatan yang pantas diberikan kepadamu, dengan sifat Rahman dan Rahimnya, Alloh dengan sabarnya menyuapimu dengan makanan manis nan menyehatkan. Tapi itu semua tertolak oleh hati yang sedang sakit. Tapi apakah Alloh berhenti memberikan karuniaNya?? Tidak…. Alloh masih saja menyuapi kita setiap saat, setiap hari… Tanpa bosannya..

Segala keindahan dan kenikmatan yang Alloh berikan setiap saat, baik itu pekerjaan, rejeki, senyuman dr rekan, semangat dari saudara, doa dari orang tua, semua itu akan terasa hambar dan terasa biasa saja oeh hati yang sedang sakit…obatnya sekarang adalah ikhlas…

Alloh selalu…ingat…selalu memberikan yang terbaik bagi mahlukNya, tak perduli mahluknya itu kafir atau muslim, tak perduli hewan atau manusia atau jin. Dengan sifat Rahman wa Rohim nya, Dia menyentuh setiap sisi kehidupan mahluknya dan merencanakan segala sesuatunya begitu sempurna, hanya saja hati kita yang sedang sakit luput menyadarinya.

Ada hadits qudsi yang menyatakan bahwa
“Barang siapa yang tidak ridha terhadap
ketentuan-Ku, dan tidak sabar atas
musibah dari-Ku, maka carilah Tuhan
selain Aku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Naudzubillah..summa naudzubillah..

Renungi..bahwa setiap kesakitan kita, setiap tetes air mata kita, menggiring kita untuk berdoa kepadaNya.. Alloh menyukai doa-doa hambanya. Disamping itu, akan menjadi tambahan pahala bagi kita. Mungkin saja saat itu Alloh menganggap bahwa kita masih kekurangan pahala nih, dia harus berdoa, dia harus beribadah lebih kueenceng lagi..maka ditimpakanlah suatu masalah. Dengan demikian, bertumpuklah pundi amalan kita dikarenakan doa dan amalan yang kita jalani dalam mensiasati masalah yg Alloh timpakan kepada kita. Sungguh hikmah yang tidak terkira khan??

Karena Alloh berfirman
….Dan barangsiapa yang bertawakkal
kepada Allah niscaya Allah akan
mencukupkan nya… QS.At Thalaq :3

Buat penyejuk ati, nih ada suatu keindahan dari Rosululloh untuk yang Maha Indah, mudah2an kita bisa mencontohnya yaa…

“Allahumma inni asaluka hubbaka wa hubba maa yuhibbuka wal ‘amaladzi yuballigu hubbaka.
Allahummaj ‘al hubbaka ahabbu ilaya min nafsi wa maalii wa ahlii wa mail barid.”
Artinya :

Ya Alloh yang kumohon Cinta-Mu dan cinta orang yang mencintai-Mu, dan amal yang bisa menyampaikan cinta kepada-Mu.
Jadikan cinta kepada-Mu sesuatu yang aku cintai melebihi cinta kepada diriku, keluargaku, hartaku, dan air yang dingin kala aku dilanda kehausan.

Amin….

Categories: isi pikiran gw, its my life | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Konsep ikhlas

  1. Pingback: Kisah Anak Durhaka di Singapore, Sungguh Kejam! | RuangKabar.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: